
27 Desember '08
Hari Sabtu nih! Libuuuur! Sore-sore gini (sekitar jam 3.30PM), saya merasa lapar tapi ngidamnya pengen makan bakso Malang yang letaknya dekat dengan kantor Mama saya di Cibinong (Bogor). Ternyata karena ikatan batin yang kuat antara seorang anak dan ibu-nya, Mama saya pun ingin makan bakso Malang tersebut jua. Jadilah kami pergi ke Cibinong.
Wiiih, angin semilir menerpa wajah saya (nggak deng plus debu juga! Tau lah jalanan Cibinong kaya gimana?) Tapi tetep saja menyenangkan jalan sore bersama Mama...Sekitar 500 m sebelum tempat makan bakso Malang, terlihat banyak kerumunan orang di jalan raya yang saya lalui. Setelah bertanya pada tukang asongan yang kebetulan mendekati kami, kami baru tahu ternyata kerumunan orang tersebut adalah suporter Persikabo (Perkumpulan Sepak Bola Kabupaten Bogor) dan Persija (Persatuan Sepak Bola Jakarta, bener nggak ya singkatannya??). Mereka baru pulang dari menonton pertandingan antara dua kesebelasan yang bermain di lapangan Sepak Bola yang letaknya dekat dengan daerah yang menjual bakso Malang. Kami pun melanjutkan perjalanan kami...
Sesampainya di Bakso Malang tersebut, saya memesan beberapa pangsit, bakso, dan tahu dengan ukuran besar, maklum laper mata! he he he. Sedang nikmat-nikmatnya memakan bakso Malang, tiba-tiba terdengar suara banyak orang berteriak, ketika saya memalingkan muka ke arah suara berisik tersebut, saya melihat sekerumunan orang berbaju hijau dan orange (kayanya sih yang pake hijau itu supporter Persikabo, sedangkan yang orange merupakan supporter Persija) berlari ke arah saya, banyak juga mobil angkot yang memutarbalikan mobilnya ke arah yang berlawanan...Aduuuh apaan sih?? Lagi enak-eanknya makan bakso Malang ini!
Dan apa yang terjadi teman-temanku semuanya?????? "I've been trapped in supporter's fight" sambil makan bakso Malang yang gedenya naudzubillah himindzalik. Tadinya mau langsung pulang, tapi sayang juga bakso Malang-nya! Lagian kata tukang bakso-nya meningan nungguin saja di dalam kedai bakso itu sampai keadaannya terkendali...Pemilik warung bakso itu pun menutup pintu keluar dari warung bakso itu, namun jendelanya tetap dibiarkan terbuka, saya pun disuguhi pemandangan yang lumayan mendebarkan! Mulai dari sendal jepit melayang, kata-kata "kebun binatang" yang keluar dari mulut para supporter, suara klakson mobil, sirine mobil polisi, sambil makan bakso Malang juga...
Untungnya daerah tempat saya makan bakso Malang itu bukan titik rawan tawuran antara supporter tersebut, lokasi utamanya ada di sekitar 500 m dari tempat bakso Malang itu.
Sementara banyak para supporter berlarian dari arah lapangan Bola, bakso Malang yang sudah saya idam-idamkan itu juga berlarian dari mulut ke kerongkongan lalu ke perut (dan berakhir di "daerah" pantat nantinya..,wakakaka!)
NB: Kami sampai di rumah jam 8.15PM, menunggu para supporter benar-benar pulang dari daerah Bakso Malang tersebut.
Saturday, December 27, 2008 at 6:55pm
buakakakkk...anak gilaaaa...
BalasHapusdimana tuh lokasi tepatnya? pengen ih icip2...sluuuurrrppp
3 thn yg lalu sih masih di Cibinong, di deket stadion PERSIKABO, tempatnya kecil banget, tapi langganan si Mamam :)
BalasHapus