Rabu, 09 Agustus 2017

Commuteheart: Why finding you is too hard?

Hai teman-teman kelompok PENCAVIER (PENgamat CeritA-cerita VIERa!) sadayana!!!!!

Long time no see~

Akhir-akhir ini saya lagi sibuk sesaat, mood menulis pun menurun tajam. Padahal bunyaaaaak banget cerita yang ingin saya sampaikan…

First of all, saya mau cerita tentang one of my-kyaaaaa-moment, e-book sayayang berjudul Commuteheart - Why Finding You is Too Hard? akhirnya diluncurkan….YAY!






Mungkin buat temen-temen yang baca blog saya dari awal, udah tau dong cerita saya ngejar-ngejar kondektur yang bernama Moch. Ali Z….Hihihihi! Dan berbagai cerita kasih tak sampai yang pernah saya alami lainnya, uuuuh ooooh…

Beberapa hari yang lalu, saya sempat dikirim screenshot di bawah ini nih sama @tezzledazzle






Huahahahaha! Bener banget iniiiiiiih, kalau hatinya lagi terpotek mah, waaaaaah kayanya mau nulis essay IELTS writing section yang ke dua juga lancar jaya lah~ 250 English words in 30 minutes tuh cingcay~ 

Makanya saya juga baru sadar kalau e-book itu juga berisikan kisah-kisah patah hati saya dengan commuter line sebagai latar belakangnya. Hihihihi!

Tapi salah satu tujuan saya mau menerbitkan kumpulan tulisan dengan latar belakang commuter line ini juga adalah salah satu keinginan saya untuk bisa meningkatkan minat para pemuda yang masih sehat jaya untuk terus menggunakan transportasi umum. Emang sih, buat temen-temen yang sedang sakit pasti merasa nggak nyaman untuk menggunakan jenis transportasi umum di Indonesia yang kalau dibandingkan dengan sarana publik di negara maju lainnya, negara kita masih kalah telak lah ya…

Tapi, kalau misalnya temen-temen dikasih kesempatan untuk naik transportasi umum, apapun itu, kalau bisa sih yang mass transport ya, yang bisa bikin kita ketemu sama berbagai jenis manusia, dari mas-mas ganteng taunya copet, ibu-ibu hijab syar'i yang demen selfie, adek-adek SD penerus generasi bangsa yang suka ketiduran di dalem kereta, sampai mbak-mbak penjaga SPG yang alis-nya kaya logo nike dibalik, kalian bakal ketemu orang-orang dari berbagai jenis background dan observe tingkah laku mereka itu adalah hal paling seru yang bisa kalian lakukan, believe me ;)

Mungkin saya belum bisa membuat buku dengan kisah super berjuang keras demi menggapai impian yang gilang gemilang ala Andrea Hirata atau cerita fiksi mendayu-dayu tapi sumpah bikin penasaran banget  si Dilan-nya Pidi Baiq. Tapi, alhamdulillah salah satu cita-cita saya untuk menerbitkan buku, (yang sampai saat ini masih berupa e-book, mudah-mudah-an buku fisiknya bisa cepat menyusul juga ya…) bisa dikabulkan oleh Tuhan YME :)

Oh iya, buat temen-temen yang mau unduh e-book-nya, bisa klik link ini:               




Well, belinya bisa pake pulsa HP, kartu debit, atau kartu kredit :) Prosesnya pun gampang banget, percaya deh, soalnya saya nggak pernah beli e-book aja, bisa beli…Ahahahaha! Sekalinya beli e-book, eh e-book sendiri, ahahahaha! Dan ternyata beli e-book itu gampang banget yah, pantesan di luar negri mah udah pada ber-e-book ria...








Minggu, 16 Juli 2017

5 Layanan (kali aja bisa ditambah) Gojek

Bai de wei guys, kalau lagi poop kalian suka sambil mikir sesuatu nggak? Mulai dari hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan, tingkah laku anggota DPR yang mau melemahkan KPK, sistem pendidikan di Indonesia yang masih kurang baik, atau gimana caranya bikin supermie tapi rasa samyang.

Seperti sebuah lagu tersohor di tahun 90-an yang berjudul, 'MTV Kills The Radio Star', nah sekarang giliran Youtube Star kills the MTV.  Akhir-akhir ini, sambil nongkrong di WC, saya suka mikir kaya hal apa yang bakal 'membunuh' perusahaan-perusahaan start up lokal yang sukses dengan cepat, seperti gojek, bukalapak, tokopedia, dan perusahaan berbasis IT lainnya.

Dan di tengah-tengah proses ngeden, muncullah suatu jawaban, that slow innovation will kill these kind of companies. Kecepatan majunya type perusahaan seperti ini berbanding lures dengan cepatnya inovasi yang mereka tawarkan.

Maka, di postingan ini saya mau share beberapa inovasi yang mungkin bisa dilakukan oleh salah satu perusahaan lokal yang lagi naik daun, Gojek. Bayangin aja, perputaran uang yang mereka dapatkan dari sistem go-pay mereka yang umurnya masih beberapa tahun itu sudah mengalahkan apa yang dicapai Citibank Indonesia dalam belasan tahun.

So, here we go:



1. Go-Sok
Atau nyetrika. Di antara seluruh chores activity yang saya lakukan, nyetrika is somewhat a big NO NO for me dan ini juga di-iya-kan oleh hampir dari 90% kolega saya yang bebenah sendiri, alias nggak memiliki asisten rumah tangga di kediamannya. Nyetrika tuh pasti dilakuin di akhir dan baju yang disetrika pun paling seragam sekolah/kantor atau pakaian yang akan dikenakan keesokan harinya. Sisanya mah, cusss, langsung lipet aja.

Kalau ke laundry kan lumayan juga ya, di daerah saya nyuci bisa 8000/kilo di luar pakaian dengan bahan khusus dan kadang nggak bersih. Jadi, saya suka lebih percaya sama nyuci sendiri sih, cuma ya itu…..Entah kenapa, nyetrika itu bikin males banget. Mungkin karena panas, terus kita harus melakukan gerakan yang sama berkali-kali, terus nggak bisa ditinggal sebentar, kalau nggak nanti gosong. Jadi, memiliki orang yang bisa untuk menyetrika itu sungguh akan sangat membantu sekali.



Source: https://2.bp.blogspot.com/-DK0MCZ8dQnQ/Vs1v_0AEWaI/AAAAAAAASvs/YFMBJj9bXl0/s1600/bisnis-para-ibu-rumah-tangga-ini-bisa-bantu-keuangan-keluarga.jpg




Tarif:
Mungkin bisa di-itung minimum per kilo, jadi kalau di bawah 1 kilo, bayarnya tetep tarif 1 kilo. Kalau bayar pake go-pay bisa jadi lebih murah. Lumayan banget nih buat warga kantoran DKI yang tiba-tiba kudu meeting sama klien penting, tapi bajunya lusuh banget gara-gara desek-desekan di dalem kereta.

Sistem:
Baju bisa diantar atau dibawa langsung ke rumah penyetrika atau si penyetrika-nya dipanggil ke rumah masing-masing. Atau kaya yang lagi nge hits nih di socmed, ada tukang nyetrika keliling, jadi alat transportasi si penyetrikanya sudah dimodifikasi sedemikian rupa sekaligus sama papan setrikaan.

Kekurangan:
Buat tukang setrika keliling terutama, perlu kemampuan multi-tasking karena mereka butuh modal tenaga, uang, sampai skill naik kendaraan (motor, misalnya) dalam waktu yang bersamaan.



2. Go-Men
Alias Go-Mentor. Fitur ini dapat memfasilitasi orang-orang yang ingin belajar sesuatu. Semacam les, tapi bisa online dan off-line. For instance, bahasa Inggris. Jadi, kalau ada orang yang ingin belajar bahasa Inggris konvensional, dia bisa memanggil guru ke rumah, bisa menggunakan fasilitas Go-Men ini. Sedangkan untuk online-nya bisa menggunakan sistem belajar jarak jauh yang dirancang khusus.



Source: https://pulsadollar.files.wordpress.com/2016/11/guru-privat.jpg



Tarif:
Mentor ini akan dibayar per-sesi, mungkin minimal satu sesi-nya itu sekitar 45 menit kali ya? Dan harga juga tergantung dari bidang yang diajarkan oleh si mentor. Mungkin kalau tarif mentor masak akan lebih mahal daripada mentor les akademik, karena si mentor harus menyediakan bahan dan perlengkapan khusus.

Sistem:
Untuk off-line, sistemnya sama kaya manggil guru les ke rumah. Sedangkan untuk on-line-nya, saya kebayangnya, tim IT Gojek bakal menciptakan sebuah webinar khusus yang bisa diakses oleh user dengan memasukan ID yang telah dibuat sebelumnya. ID ini bisa berupa nomor telepon yang biasa kita gunakan untuk mengroder layanan gojek lainnya atau memang ID berbeda yang sengaja dibuat untuk fitur Go-Men.

Kekurangan:
Standarisasi dari setiap mentor yang masih sangat abstrak. Misalnya, mentor bahasa Inggris yang punya sertifikat TESOL, seharusnya punya harga lebih mahal daripada mentor biasa. Tapi mentor biasa ini ternyata native speaker, yang udah dari dibrojolin ibunya udah ngomong bahasa Inggris. Lah terus kumaha? Mungkin sama seperti driver go-ride atau gocar, si mentor bisa dinilai dari jumlah bintang yang didapatkan dari pengguna layanan mereka, tapi kedepannya pasti dibutuhkan standarisasi khusus.



3. Go-Dok
Nah, ini salah satu fasilitas yang paling makan 'biaya' entah di bagian riset pasar, sistem perekrutan, sampai resiko tinggi yang akan didapatkan oleh pihak Gojek, user, dan peng-order. Go-Dok atau Go-Dokter. Sebenernya sih saya yakin kalau misalnya bisa terorganisasi secara baik, fitur ini bakal berguna banget. Apalagi buat para pasien yang kesulitan untuk datang ke rumah sakit, padahal cuma untuk konsultasi awal aja. Jadi, para dokter ini lah yang bakal datengin pasiennya, either secara online atau off line.


Source: https://www.deherba.com/media/k2/items/cache/81b6b9d786160f9e0fbe112ee9324a81_XL.jpg


Sistem:
Kalau misalnya ada seorang ibu tunggal yang anak kecilnya sakit panas malem-malem. Mau dibawa ke puskesmas, masih pada tutup. Mau ke dokter 24 jam, susah karena keburu panik duluan. Akhirnya dia bisa memesan layanan Go-Dok. Secara on-line, si ibu ini bisa melakukan konsultasi singkat kepada salah seorang dokter yang sedang online, sedangkan secara off line, si ibu dapat memanggil dokter yang bersangkutan untuk datang ke rumahnya adar dapat memeriksa keadaan anaknya langsung.

Tarif:
Disesuaikan dengan spesialisasi si dokter, semakin rumit spesialisainya, semakin mahal bayarannya. Tentu saja harga dokter syaraf akan lebih mahal daripada dokter umum. Untuk keadaan online, tarif yang dipasang tentu akan lebih murah, karena akan memotong biaya transportasi si dokter.

Kekurangan:
Untuk online, kebedaan jaringan internet di Indonesia yang suka bikin naik pitam, tentu saja menjadi kendala utama, apalagi di daerah pinggiran dan yang namanya penyakit mah kan nggak milih lokasi ya. Alhamdulillah, kalau dapet pasien yang tinggalnya di kota besar dengan jaringan internet yang stabil, tapi kalau dapet pasien di daerah terpencil, ini bakal jadi simalakama juga buat image gojek, niatnya mau ngebantu orang, eh malah dimaki-maki, karena sistem komunikasinya belum siap. Kalau untuk off-line, lebih kepada gimana cara menghindari malpraktek yang sering terjadi.



4. Go-Far
Alias pergi jauh, jadi semacam tour and travel nya Gojek. Ide ini muncul setelah saya tahu kalau layanan go-ride dan go-car itu ternyata ada limit jaraknya. Nah, go-far ini bisa dibuat untuk layanan traveling murah meriah ke tempat-tempat yang menyediakan layanan gojek di sana. Go far akan melakukan kerjasama dengan maskapai, hotel, airbnb, atau bahkan dengan aplikasi traveling lainnya yang sudah 'ajeg' berdiri, seperti traveloka.



Source: http://www.clicktravel.com/hs-fs/hub/308749/file-1848745965-jpg/Definition_of_online_booking_tool_business_travel.jpg



Sistem:
Misalnya, saya mau jalan-jalan ke Bali, selama 2 hari 3 malam. Nah, go-far ini bisa buat kita meng-estimasi biaya kita selama tinggal di sana menggunakan layanan lainnya yang ditawarkan oleh gojek.
Mulai dari harga tiket pesawat, harga penjemputan oleh gocar di bandara sampai tempat tinggal yang dituju, harga sewa transportasi gojek/go-car dengan atau tanpa supir, ditambah jenis makanan apa saya yang ingin dipesan melalui layanan go-food. Nantinya go-far ini bisa juga menjual paket tour.

Tarif:
Untuk layanan paket tour, harga yang ditawarkan bisa lebih murah, daripada harga kalau kita merencanakan itinerary sendiri. Dan tentu saja, kalau bayarnya pake go-pay atau poin, harga pun bisa jadi lebih murah.

Kekurangan:
Menemukan sistem kerjasama yang cocok dengan layanan lain yang sudah jauh lebih lama berdiri dengan sistem yang lebih OK. Misalnya, apakah perusahaan besar seperti traveloka mau kerjasama dengan gojek yang masih baru di layanan tour dan travel. Dua kepala memang bagus untuk diskusi, tapi tidak untuk sebuah aksi.



5. Go-ku
Ini bukan nama karakter utama di komik Dragon Ball ya, melainkan singkatan dari Go-KomUnitas. Buat saya yang banci datengin acara kumpul-kumpul nan bermanfaat, kayanya fasilitas Go-ku ini bakal sangat membantu. Mengambil ide dari sistem meetup atau eventbrite, saya rasa go-jek menang di jumlah user nih. Base mereka udah kuat, tinggal pilihan layanannya lebih divariasikan.



Source: http://toosmall.org/body/community-banner.png



Sistem: 
Misalnya komunitas fotografi di Bogor bakal mengadakan workshop foto, mereka bisa memposting e-poster mereka layanan ini dan menarik orang untuk partisipasi lewat Go-Ku. Layanan Go-Ku, bakal dibagi berdasarkan lokasi atau jenis bidang yang digeluti.

Tarif:
Yang mau ikutan si kegaitan workshop ini, bisaya bayar pake gopay. Sama seperti driver gojek tapi mungkin sistem pembagiannya berbeda, bisa 10-90, misalnya. 10% untuk gojek, 90% untuk event organizernya.

Kekurangan:
Menemukan komunitas yang bonafide dan terpercaya dengan kegiatan rutinnya itu cukup sulit lho. Terutama yang berada di luar Jakarta. Tim gojek harus pintar memilih komunitas mana yang dirasa sesuai dengan visi dan misi gojek, mungkin ke depannya malah bisa menjadi suatu lahan bisnis yang besar dan sampai sekarang belum tergarap dengan pasti.


Yup, sekiranya segitu dulu beberapa saran fitur tambahan untuk Gojek. Sebenernya saya pengen buat satu fitur extra, namanya go-ceng alias go-ngeceng, yang dibuat untuk teman-teman pencari pendamping sementara yang bisa dipamerin sesaat ketika kita ke kondangan atau acara-acara keluarga. Tapi, sayangnya ini lebih rentan untuk dijadikan scam sih, bisa jadi kegiatan 'prostitusi' terselubung, ceyeeeem~






Kalau, temen-temen kelomPENCAVIER (PENgamat CeritA-cerita VIERa!) punya ide lain apa nih buat di gojek-in?

Sabtu, 15 Juli 2017

5 Jenis Mahluk Nyebelin di Botani Square

Barusan saya abis dari Boqer, alias Botani Square, sebuah Mall kenamaan yang terletak di pusat kota Bogor. Mall ini biasanya tempat saya ngadem, kalau abis kecapekan jalan-jalan keliling Bogor.

Namanya juga mall ya, tempat publik, kita bakal ketemu banyak jenis orang, mulai dari yang nyenengin sampe yang nyebelin. Kali ini saya mau ngebahas tentang the ones whom I hate the most. Mungkin temen-temen kelomPENCAVIER (kelompok PENgamat CeritA-cerita VIERa!) pernah punya pengalaman yang sama?



Source: https://lh6.googleusercontent.com/-50exNxItS98/U6PbHtt0wsI/AAAAAAAABG0/r4mEESVf8gk/s480/Botani%2520Square.jpg



1. Orang yang ngobrol di area mau naik/turun eskalator
Iniiiii baru ajaaaa saya alami. Kalau ngobrolnya sebentar mah tak mengapa lah ya, taunya orang ini malah lagi teteleponan lama aneeeeeet~ Positif thinking-nya sih, ya mungkin dia lagi nggak ngeh kali, ada orang di belakang dia yang mau menggunakan fasilitas eskalator, soalnya lagi konsentrasi sama obrolannya di telepon.

Tapi, terkadang suka pengen teriak juga sih, "woi emang nih eskalator yang bangun bapak lo???"

Eh, taunya bener bapaknya is the boss kontraktornya gedung Botani Square T^T



2. Orang yang buru-buru masuk lift
This is another thing. Kalau pengalaman saya sih, seringnya ngeliat yang buru-buru masuk lift itu ibu-ibu. Nggak jarang, ibu-ibu jenis kaya gini suka nyelak antrian orang yang udah antri panjang-panjang mau masuk lift. Padahal kalau saya liat dari tampilan nih ibu-ibu, pakaiannya bermerk mahal ya, tapi sayang attitude-nya nggak 'setinggi' harga baju yang dipakainya.

Namuuun, mari kita ber-husnuzon kembali, mungkin ibu-ibu ini berpikir bahwa sistem pintu lift sama kaya pintu commuter line kali ya??? Buka-tutup-nya cepet banget, telat masuk, wassalam deh harus nunggu lama buat kereta berikutnya.



3. Orang yang nyelak antrian Dum-Dum Thai Tea
Uh-oh-uh-oh. Saya adalah salah satu fans nya Thai Tea. Dulu, kalau ada temen yang lagi jalan-jalan ke Bangkok, pasti suka nitip Thai Tea sachet-an kalau bisa yang mereknya nestle. Sekarang, rasa kangen saya terhadap Thai Tea pun terobati, nggak usah ngerepotin orang buat beliin lagi jauh-jauh di Thailand, karena udah ada Dum Dum di Bogor, salah satu gerai penjual Thai Tea yang menurut saya rasanya paling mirip sama Thai Tea yang dijual di Thailand.

The problem is, gerai Dum Dum di Botani Square itu kecil banget, cuma kaya foodstall ukuran sekitar 2x1,5 meter, sedangkan pembelinya membludak. Jadi, kadang antriannya tumpe-tumpe ke mana-mana. Nah, karena bentuk antriannya yang 'nggak jelas' ini, jadi banyak pembeli yang seenaknya nyelak dan kalau dikasih tau, malah ngomel.

Di lain sisi, ini bisa dijadikan masukan buat owner-nya Dum Dum Thai Tea, untuk bisa membuat sistem antrian yang lebih terorganisir, mungkin kaya di bank? Pake nomor? Dan sebenernya paragraf ini bukan ditukan untuk pembeli produk Dum Dum aja, tapi buat  para pembeli yang suka nyelak lainnya, cuma kebetulan saya emang lagi demen minum Dum Dum Thai Tea, hehehe.



4. Orang yang buang sampah sembarangan (Padahal di depannya ada tempat sampah)
Wah ini mah, entahlah~ Udah nggak bisa berkata-kata saya. Orang yang suka buang sampah sembarangan ini, dulu waktu hamil ibunya ngidam apa ya??? Nggak deng, saya bercanda. Mungkin ibunya mah baik, udah ngajarin buang sampah pada tempatnya, tapi emang kelakuan anaknya aja agak rada-rada 'sengklek'…..Ngggg, 'sengklek' tuh apa ya dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar-nya?

Percuma lah ya, kalau kamu punya wajah kaya Song Jong Ki, otak encer kaya obat puyer keluaran Puskesmas, berhasil ngalahin serangan negara Api, tapi masih buang sampah sembarangan??? BHAY~



5. Orang yang jalan berlima berjejer
Unless five of you are One Direction's members, please atulah kalau jalan teh jangan berjejer horizontal kitu. Kan karunya orang yang di belakang kalian. Nah, mahluk yang biasa ngelakuin hal kaya gini adalah dedek-dedek emesh bersama teman-temannya. Udah jalannya berjejer kaya pion catur, eh jalannya malah diperlambat gara-gara mau selfie dulu. Duh, Gusti Nu Agung~

Kalau iseng saya lagi kambuh, kadang saya suka bilang, "permisi Dek, lagi syuting pideo klip apa gimana nih? Kok sampe ngeblok jalan?"



Well, mungkin postingan kali ini terlihat tampak seperti complaint ya, tapi saya nulis kaya gini semata-mata buat ngingetin diri sendiri juga sih sebenernya. Jadi, lain kali kalau saya lagi di public area, ya hormatilah hak-hak orang umum lainnya.

Ya, siapa tau saya lagi khilaf, terus jalan-jalan ke Boqer, jalan berlima berjejer sama temen, kemudian ngobrol lama di depan eskalator, terus buru-buru naik lift, dan diakhiri dengan nyelak antrian di gerai Dum-Dum Tea dan buang sampah gelas plastik bekas Dum Dum seenaknya, kelak bakal ada yang ngingetin, "hai, kamu Viera? Kamu itu yang pernah buat tulisan tentang '5 Jenis Mahluk Nyebelin di Botani Square' kan? Kok sekarang malah nyelak antrian sih? Kamu nggak malu sama tulisan sendiri?" *terus nunjukin screen shot postingan ini*

DANG!!! Tuhan mah punya cara tersendiri ya buat ngingetin mahluk-Nya, ada yang pake azab, ada yang pake pengalaman orang lain, ada juga yang lewat tulisan yang pernah dia publish di socmed.

Jumat, 14 Juli 2017

My 5 #RelationshipGoals

Sebelum saya mengenal kisah percintaan suci beda kasta ala Sancai dan si pewaris tunggal perusahaan Tao, a.k.a Tao Ming Tse. On-off-nya Selena Gomez sama Justin Bieber. Awkarin dan mantan-mantan-nya-yang-ikut-ikutan-terkenal-padahal-mah-biasa-ajah. Chelsea Olivia dan Glenn Alinski, pasangan artis tersohor yang awet dari pacaran sampai nikah.

Dan yang paling anyar nih….Muzammil Hasballah, si alumni ITB yang juga pembaca quran bersuara merdu, bersama istrinya, yang konon ternyata adalah adik kelasnya di sekolah dulu. Saya lebih dulu mengenal beberapa tokoh yang bakal saya share di bawah sebagai the real of #relationshipgoal

(Bai de wei, itu yang suka nulis #relationshipgoal, kalau mialnya putus, 'goal'-nya dianulir atau gimana?)



1. Yukiko Kudo & Yusako Kudo (Detektif Conan)

Alias ibu sama bapaknya Conan Edogawa, si detektif SMA yang terperangkap dalam tubuh anak SD, gara-gara dikasih obat sama komplotan jubah hitam. Yukiko berprofesi sebagai artis serba bisa, sedangkan Yusako adalah seorang penulis novel misteri kenamaan.



Source: https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/originals/77/3d/61/773d61998394dcd6c6f5cf7295368a15.jpg

Menurut saya pribadi, nggak ada yang bisa ngalahin kombinasi maut dua pekerjaan ini. Udah gitu, ditambah kenyataan kalau ibu-nya cantik, ayah-nya pinter, menghasilkan anak punya daya analisa tingga dan juga jago maen bola. Ini si Conan kalau ikut test SNMPTN, bisa masuk universitas favorite kali ya???


2. Kak Sakurai  & Kak Kiriko (Harlem Beat)

Instead of Slam Dunk yang menurut saya 'laki banget', saya lebih suka membaca Harlem Beat, sebagai komik berlatar berlakang olah raga basket. Beda sama komik yang sekarang, kayanya komik jaman dulu mah, ceritanya ga terlalu panjang ya, contohnya ya si Harlem Beat ini, dengan 29 buku aja udah selesai ceritanya, coba bandingin sama One Piece??? Kayanya cuma pengarangnya sama Tuhan aja yang tau kapan bakal selesai.



Source: http://blog-imgs-30.fc2.com/h/a/r/harlemgo10/DSC03106.jpg

Di Harlem Beat ini, Kak Sakurai diceritakan sebagai seorang kakak kelas yang jago basket yang suka sama manager basketnya yang culas. Uuuurgh, tipikal sih ya sebenernya, cinta antara cowok yang kece dengan wanita yang super biasa, cuma alur ceritanya sendiri berhasil dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi tampak menarik oleh Yuriko Nishiyama, sang pengarang.


3. Fujiomi & Chizumi (Angin Musim Gugur, Pastel Mood, Golden Book)

Nah cerita Fujiomi sama Chizumi ini bikin super baper very much. Fujiomi, si anak cowok yang jago berantem, jarang ngomongm siap membantu yang lemah, entah gimana caranya bisa naksir sama si Chizumi yang super ceroboh. Mungkinkah gara-gara Chizumi rajin ibadah dan bersedekah sehingga Tuhan memberikan berkah berupa kehadiran cowok ganteng kaya Fujiomi di kehidupannya???? Uuurgh~



Source: http://fujiomi.tripod.com/image/post_2.jpg



Trilogi kisah mereka, Angin Musim Gugur, Pastel Mood, dan Golden Book, sukses bikin hati saya kebat-kebit, pengen nyubit, si Chizumi yang digambarkan sebagai seorang wanita berhati lembut, selembut kapas Koala (yang anak 90-an mah pasti tau nih makanan yang satu ini!). Dan kayanya sih kebaikan Chizumi lah yang berhasil menarik perhatian Fujiomi, ya ya ya, mungkin si Kyoko Hikawa, sang pengarang, menerapkan prinsip wanita-yang-baik-untuk-lelaki-yang-baik di cerita ini ya.



4. Chibiusa & Helios (Sailor Moon)

Mamoru adalah cinta pertama saya, pria yang suka gigitin bunga mawar malem-malem sambil ngelawan monster pake baju tuxedo, ya kaleeeee nggak kegerahan Mas???? Tapi tak mengapa, semua kekurangan itu tertutup sama kesetiaan beliau sama Usagi Tsukino.



Source: http://i28.tinypic.com/311v094.jpg


Tapi, di buku Sailor Moon ini juga diceritakan cerita percintaan dari masing-masing tokohnya dan satu hal yang paling saya sukai adalah kisah cinta terlarang antara Chibiusa, anaknya Putri Serenity sama Pangeran Endimion, yang mana merupakan reinkarnasinya dari Usagi dan Mamoru, dengan Helios, si kuda pegasus yang merangkap jadi penjaga Golden Crystal. Ini Chibiusa masih kecil udah suka-suka-an, sekalinya suka sama kuda pegasus lagi, kebayang kalau mereka pacarannya sambil ngelilingin pelataran Masjid Salman ITB kali ya? Bareng delman lainnya?

5. Tomomi Matsunaga & Yuya Noda (Magic Girls)

Tomomi dan Mikage Matsunaga adalah sepasang anak kembar yang memiliki kemampuan teleport. Tinggal nyantelin salah satu kelingking, terus memusatkan pikiran ke tempat yang ingin dituju, dan voila~ Sampe deh! Waduh kalau Tomomi diceritain jadi warga Cilebut yang kerja di Thamrin enak nih, nggak perlu desek-desekan di kereta, bisa langsung nyampe kantor.



Source: http://static.zerochan.net/Miracle.Girls.full.8423.jpg



Kebalikan dari Mikage yang suka baju pinky nan girly, Tomomi ini anaknya agak tomboy dan hobby olah raga. Suatu hari Mikage harus ikut lomba lari, tapi dia nggak bisa lari, jadi digantiin sama si Tomomi. Di situlah pertama kali Tomomi ketemu sama Noda, padahal menurut Mikage, si Noda ini pikasebeleun, tapi kumaha deui atuh takdir berbicara lain, Tomomi mah jatuh hati sama si Noda dan setelah itu Noda selalu ngebantuin Matsunaga bersaudara, terutama si Tomomi to conquer the world dengan kebajikan, ketulusan tiada tara, dan hati seluar samudera.



Nah, kalau #relationshipgoal versi kalian siapa nih kalau leh tau?

Kamis, 13 Juli 2017

5 Situasi 'Saya Bersama Allah SWT...'

Saya adalah salah satu orang yang percaya akan keberadaan Tuhan, but I'd respect all of you who don't :) Saya pernah baca beberapa articles tentang situasi terbaik ketika kita bersama Tuhan, jawabannya pun sangat beragam. Ada yang bilang sedang beribadah sendirian, sedang dalam kesulitan nan penuh cobaan, atau sedang dalam rasa hampa tanpa tujuan.

Well, terlepas dari kenyataan kalau Tuhan mah selalu berada sama kita ya, saya mau sharing beberapa situasi di mana saya sering merasa bersama Allah SWT...



1. Di bioskop

Ini terjadi waktu saya mau nonton Inferno, saya hampir selalu menyempatkan diri untuk bisa nonton semua film Tom Hanks di bioskop dan karena saya nggak punya teman yang suka dengan film ini, akhirnya saya memutuskan untuk nonton sendiri and this happened…

Mba penjual tiket: "Sendiri Mba?"
Saya: "Nggak kok, saya bersama Allah SWT..."
Mba penjual tiket: *Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan mahluk-Nya berpasang-pasangan ya Mba~*



Source: http://img01.wagomu.id/usr/e/d/i/edisjun/sp-042888200s1447079650.jpg


2. Di gang sempit

Udah tau gang-nya sempit, bukan berarti otak-nya harus ikutan sempit dong. I mean, lebar gang sebrang rumah saya paling cuma 80 cm, pas banget kaya lebar pintu WC, lah ini malah dihalang-halangin sama para generasi penerus bangsa yang suka nongkrong. It feels like you want to go to the toilet, tapi ada selusin entogngalangin masuk.

Para nongkrongerz: "Pulang Mba? Sendirian aja?"
Saya: "Nggak, aku bareng Allah SWT…"
Para nongkrongerz: *Ukhtiiiii, godain akhiiii dong~*



Source: https://reanhidayat.files.wordpress.com/2011/08/gang-kos.jpg



3. Di kondangan

Ketemu sodara yang annoying-but-you-cant-do-anything-because-when-you're-dying-they-will-be-the-ones-that-you-are-calling. Ya namanya juga sodara kita juga kan manusia biasa ya? Ada yang pas kita ketemu eh dia lagi nyebelin, always ngebanding-bandingin. Tapi ada juga yang pas kita ketemu, eh dia lagi seru banget buat diajak cerita, mulai dari ngebahas pendapat agama tentang orang bertato sampe ngapalin lagu Despacito, hajaaar bray~

Sodara: "Masih sendiri aja Neng?"
Saya: "Nggak, aku bersama Allah SWT…"
Sodara: *Mau dikenalin sama ustadz temen Teteh nggak nih???*



Source: http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/898561/big/022349700_1434013547-resepsi-7.jpg



4. Di cafe hipster

Ketemu temen lama yang nggak pernah ketemu and you realize why you did not meet them for such a long time, it's probably because of their basa-basi is too basi to be replied. Eits tapi tunggu dulu, don't judge a book by its cover, don't hate your friend, because they're probably your secret admirer, aheeeey~ Pengen langsung nyanyiin lagunya Mocca nggak sih???

Temen: "Eh Pe, sendirian aja?"
Saya: "Eh, nggak kok, gue sama Allah SWT…"
Temen: *Baiklah~*







5. Di Stasiun Cilebut

Lagi kzl be ge te, gara-gara kelamaan nunggu kedatangan kereta tujuan Sudirman yang telat dateng, tiba-tiba saya dideketin sama petugas PKD atau penjaga keamanan stasiun. Jangan dulu ber-negative thinking guise, nganggep nih mas-mas PKD genit, eits, anggap saja menambah networkings dan memperpanjang tali silaturahmi. Salah satu mas-mas PKD ini sekarang resmi jadi salah satu pelanggan barang dagangan saya lhooo~

Petugas PKD: "Sendiri aja?"
Saya: "Nggak Bang, lagi sama Allah SWT…"
Petugas PKD: *Subahanallah bosq*



Source: http://farm8.static.flickr.com/7408/16402664760_0db33f9807_b.jpg



Nah, kalau temen-temen kelomPENCAVIER (PENgamat CeritA-cerita VIERa!) sendiri gimana? Boleh diceritain dong situasi-situasi kalian ketika 'bersama Allah SWT….' lainnya~

Selasa, 11 Juli 2017

5 Things You (probably) Never Knew about This Blog

Kyaaaa, bulan ini blog ini ulang tahun yang ke 8!!!! Wah kalau anak-anak mah, mungkin sekarang blog ini baru naik kelas 3 SD. Uuuurgh, lagi nakal-nakalnya tuh~

Sebenernya sih blog ini pertama kali muncul di bulan Oktober 2008, cukup dua postingan aja, tapi abis itu kosong melompong. Nggak ada tulisan yang pernah saya posting lagi dan saya masih ingat sekali kalau saya mulai gencar menulis lagi di sekitaran bulan Juli tahun 2009 di medium facebook notes.

Terus si mamah dan si papah pun buat akun facebook, saya mulai kalang kabut. Waduh curhatan-curhatan receh saya nanti dibaca orang tua. Udah capek-capek disekolahin tinggi-tinggi, dikiranya bikin jurnal atau publikasi penilitian eh malah nulis tentang kondektur-kondektur tampan di commuter line di socmed. Dan setahun kemudian secara perlahan namun pasti saya kembali memilih blogspot untuk ajang saya mengeluarkan uneg-uneg. Hampir seluruh tulisan saya di notes facebook saya copas di blog ini.







Untuk memperingati ultahnya yang ke-8 ini, saya mau mengucapkan terimakasih banyak ke beberapa elemen dan beberapa 'behind the stories' dari kemunculan blog ini :)



1. Tuhan YME
Wah, tanpa Dia yang memberikan saya kesempatan untuk bisa nulis cerita-cerita dari yang membanggakan sampai memalukan, apalah saya ini.

Saya pernah mau merubah gaya tulisan di blog ini, menjadi lebih syar'i, misalnya sharing ayat-ayat kitab suci atau hadits Nabi soalnya mantan kecengan saya anak rohis, dan itu gagal total sodara-sodari, ahahahaha! Emang nggak bakat sih kayanya T^T



2. Pak Mamat dan Bu Evie
The two legends yang udah membesarkan saya hingga menjadi manusia yang kuat….Kuat ditanya berbagai pertanyaan berawalan, 'kapan'.

Dulu Bu Evie pernah kurang suka ketika saya mulai menulis blog. Beliau sempat kurang suka dengan gaya tulisan saya yang katanya terlalu brutal. Tapi, setelah mendapatkan tawaran kalau salah satu tulisan saya bakal dijadikan sebuah TVC merk mie instant tersohor, pikirannya berubah dan sampai saat ini beliau lah yang terus menyuruh saya untuk tetap menulis :)



3. kelomPENCAVIER
Alias kelompok PENgamat CeritA-cerita VIERa, di mana pun kalian berada. Seriously, kalian itu sumber inspirasi banget, nget, nget, nget! Saya masih inget nama setiap kelomPENCAVIER yang pernah saya temui dan yang saya harap dapat ketemu. Pengen saya tulis namanya satu-satu berikut kesan pertama ketika saya ketemu sama kalian, tapi nanti takut kepanjangan T^T

Pendiri kelomPENCAVIER adalah Harris, salah satu pembaca blog ini. Dulu saya sempet nggak pede sama sekali untuk buat facebook group untuk kelomPENCAVIER, tapi Harris si warga Suroboyo itu berhasil meyakinkan saya untuk bernarsis-narsis ria. Dan dari masih jomblo sampe sekarang udah punya anak, saya belum pernah ketemu sama beliau T^T



4. Penemu blogspot
Huahahaha, tanpa kamu, tidak akan ada blog ini. Kok bisa sih kepikiran buat platform kaya gini??? Konon katanya ide blogspot itu pertama kali dicetuskan pada tahun 1999, meeen waktu itu saya sekeluarga masih kalang kabut tentang gimana kabar Indonesia setelah presiden Soeharto lengser, orang-orang Pyra Labs mah udah mikir teknologi mutakhir kaya gini, ckckckckc.

Kenapa saya milih blogspot, bukan wordpress? Karena saya nggak tau kalau ada pilihan lain selain blogspot. Ahahahaha, saya kudet banget ya??? Orang pertama kali yang ngajarin saya cara menggunakan fitur di blogspot adalah Ega, salah satu temen curhat kecengan rohis waktu kuliah saya di FSRD dulu. Alhamdulillah kabar terakhir yang saya tau, sekarang Ega udah hidup berkeluarga dengan bahagia senan tiasa selalu abadi forever never ever.



5. Orang yang nggak saya kenal, tapi ujug-ujug terjebak di blog yang kelam ini
Wahai orang-orang yang tak pernah saya kenal, kok kalian bisa sih baca blog ini??? Ahahahaha! Soalnya ya saya teh suka penasaran, keyword apa sih yang mereka tulis di mesin pencari sampe bisa terjerembab di blog ini.

One of the funniest story that I would like to share is about (sebut saja) Frey. Salah satu pembaca blog ini yang tinggal di beda galaksi, a.k.a Bekasi. Frey cerita kalau kata kunci yang dia tulis di google search adalah tenting toilet, karena waktu itu dia (kalau nggak salah) lagi ditugaskan sama kantornya yang bergerak di bidang pen-supply utama bahan-bahan bangunan, untuk mencari informasi tentang pembangunan sarana sanitasi. Tapi, instead of dapetin ilmu tentang toilet, eh dia malah nemu blog ini. Waktu itu saya sempat ada masa-masanya lagi kegandrungan sama 'poop', ahahahahaha! Dan Frey ini adalah satu-satunya pembaca blog ini yang acara nikahannya saya hadiri bersama Pak Mamat dan Bu Evie.


Akhir kata, saya mau mengucapkan hatur nuhun pisan, mille grazie, muito gracias, thank you so much, terima kasih banyak to all of you who have read the blog. I love you more than I do :)

5 Hal yang Bisa Kamu Lakukan Ketika Hujan Turun

Hari ini Bogor dilanda hujan lagi. Nggak terlalu deras sih, cuma ya lumayan lah bisa bikin cucian nggak kering.

Hmmm, sambil nungguin cucian kering, kali ini saya mau sharing beberapa hal yang biasa saya lakukan kalau hujan lagi turun di Bogor yah :)


1. Tidur
Beeeeeu, salah satu nikmat dunia nih guise, tidur super nyenyak pas hujan turun. Suara hujan itu bagaikan 'nina-bobo'-nya Tuhan. Jangan lupa untuk minum yang anget-anget sebelum tidur, terus tarik selimut, and voila….Selamat datang di dunia mimpi.






2. Dengerin Lagu Mendayu-dayu
Sambil duduk di samping jendela mobil yang terus melaju. Dalam heningnya malam yang semakin membisu. Tanpa arah yang dituju. Putarlah sebuah lagu. Yang mengingatkan kau tentang aku. Aheey~







3. Ujan-ujanan
Ini kebiasaan saya waktu masih kecil dulu, tapi baru lima menit ujan-ujan-an, udah masuk lagi. Soalnya ya mantemans, di Bogor mah frekuensi geledeknya gede banget, niatnya berbasah-basahan ria aja, tapi hasilnya bisa meninggal kesamber petir, kan horror yah.






4. Makan Bakso
Makan bakso anget-anget, pake sambel, ditemani segelas teh manis atau air jeruk hangar, duh Gusti! Kalau kata QS Ar Rahman: 13 mah, "so, which of the favours of your Lord would you deny?" alias "nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan?"






5. Berdoa
Konon katanya, salah satu waktu paling mustajab ketika sebuah doa akan dikabulkan adalah ketika hujan sedang turun. Mungkin karena hujan adalah salah satu bentuk rahmat Tuhan ya? Bayangkan setiap bulir air yang turun ke bumi itu adalah bentuk rasa sayang Tuhan kepada kita, kebayang nggak dalam lima menit berapa jumlah bulir hujan yang bisa turun? Jadi, nggak kebayang juga kan ya berapa banyak rahmat Tuhan yang bisa kamu dapetin dalam waktu 5 menit aja. Soooo, daripada ngambek gara-gara cucian nggak kering-kering, meningan kamu banyakin doa pas hujan turun. *Kemudian berdoa biar cucian bisa kering #teteup






Kalau kamu pas hujan biasanya ngapain?