Jumat, 22 Mei 2015

#SKSC: My Bitter Heart

Beberapa hari terakhir ini, hati dan pikiran saya sedang terkoyak, iyah, terkoyak, kaya bajunya Pangeran Endimion, si cinta sejatinya Usag Tsukino, yang ditarik paksa sama Queen Veril, sang ratu kejahatan T^T

Banyak hal terjadi yang di luar perkiraan, di luar rencana, di luar dingin, enaknya makan sakoteng nih….Aaaaah, tuh kan nulis blog nya pun ga pokus T^T

Pokoknya ya, terlepas dari baik ataupun buruk, satu hal yang pasti, saya nggak siap buat ngadepin semua kejadian ini. Tapi ya gitu deh, when unprepared is part of prepartion itself.

Tak terhitung air mata ini beberapa kali turun. Mulai dari air mata rasa senang yang luar biasa, air mata rasa putus asa,  air mata nahan kencing di dalem kereta gerbong wanita, sampai air mata tak terkira ketika tahu kalau bebeb 1 sedang update status berduaan bersama si mantan, bebeb 2 lagi listening song di path bersama gebetannya, bebeb 3 baru upload foto liburan bareng wanita lain T^T O Ma Lord, mana baygon??? MANAAA???  Ini kamar saya banyak nyamuk….

Sambil dengerin lagu Teteh Zee Avi,







Saya nyanyi bagian "Bittteeeeer heaaaaaart, my bitter heaaaaaaaart is getting just a little fragile…." sambil ceurik gogoakan.

Sampai suatu di Senin pagi, ketika sedang menunggu keberangkatan kereta ke Sudirman dari Stasiun Bogor. Seorang bapak-bapak necis, berkumis, dan berambut klimis, terduduk manis, di dekat saya.

Terlihat di seluruh jarinya yang sebelah kiri, batu akik warna-warni tertata cukup rapi. Tadinya pengen saya poto, tapi demi rasa gengsi  berlebih, ya udahlah yah, bairkan moment ini terekam dengan baik saja di mata saya.

Sebuah pemikiran menggemaskan pun terlewat begitu saja di otak saya. "Hmmmm, lu pikir idup lu ribet??? Tuh liat bapak-bapak sebelah lu, ada cincin 5 biji di tangan kirinya, buat cebok aje dia udah ribet, apalagi jalanin idup sehari-harinye…"

Abis mikir itu, saya langsung berasa nggak pantes buat ngerasa ngejelimet buat ngadepin masalah yang sedang saya alami. Meeeeen, si bapak-bapak itu aja masih bisa percaya diri pake batu akik lima biji di tangan kiri, masa saya yang febeleus, merveleus, dan udah dikarunia berbagai macam kesempatan sama Tuhan buat ngerasain beberapa hal kece ini, kalah sama sekumpulan batu bacan dan kecubung itu!










Minggu, 10 Mei 2015

#SKSC: Mocca Admirer

Ada yang bilang, it's really nice when you found the one with the same music taste, and yes it is :)

Coba deh kamu bayangin kejadian ini;

*di suatu cuaca yang agak labil, he euh, cuaca sore yang cerah tapi sedikit gerimis. Di dalam suasana kalau kamu pengen pake jaket parka kamu yang harganya di atas 500 ribu itu, tapi di lain sisi, ketek kamu udah mulai basah-basah menggelinjang gara-gara kepanasan. Fix, cuacanya labil banget! Atau kamunya yang labil?

Kamu: "Aku lagi suka banget sama mocca nih!"
Dia: "Ooooh, kalau aku sih lagi suka sama cappuccino…"
Saya: "Helllllooooooooooooouh!"


Sebagai seseorang yang datang ke acara Java Jazz dengan alasan utama mau nonton Arina CS, ya saya sangat menyayangkan kalau percakapan di atas menjadi kenyataan.

Saya punya cerita unyu-unyu-menggemaskan tentang hal ini.

Jadi, untuk mengurangi keteledoran saya yang suka turun kelebihan stasiun dikarenakan ketiduran, saya suka pasang alarm hp sekitar pukul 8.00 AM, karena (kalau nggak ada kejadian yang aneh-aneh), kereta yang biasa saya tumpangi akan sampai di Stasiun Sudirman sekitar pukul 8.15 AM, jadi ada waktu sekitar 15 menit buat ngelap iler, rapihin rambut yang ketiup kipas angin dalem kereta yang kenceng banget, ambil belek yang sedikit menumpuk di ujung mata, dan pake parfume wangi stroberi andalan buat menaklukan hati Bang Anto Suhendi!

Wooops, sebentaaaaaar….Anto Suhendi???

Siapakah dia gerangan wahai pujangga malam???

Dia itu PKD atau satpam yang suka jaga pintu keluar Stasiun Sudirman bagian bawah - deket seven eleven, yang kiyuuuuudh abitch!

Bukan cuma dari perawakannya, tapi juga dari g beliau ngejelasin jadwal kereta yang dateng. Huwooooh~ Buat saya sih, orang-orang yang kaya gini nih yang lebih kecengan-able. Daripada idol-idol kamu yang nun jauh di sana yang nggak ngeh-in keberadaan kamu, meningan juga sama Bang Anto Suhendi, idol-nya Stasiun Sudirman! Uh-oh~

Oh iya, balik lagi ke cerita mocca, jadi saya menggunakan lagu Mocca kesukaan saya sepanjang masa, sebagai ringtone alarm.







So, kalau ada di antara kalian, suka denger 45 detik pertama dari lagu di atas, di dalem kereta menuju Stasiun Sudirman di sekitar jam 8-an, itu tanda-tanda kalau saya berada di radius 1-2 meter dari kamu semua.

Seperti hari itu, saya dibangunkan oleh alunan suara flute yang ditiup oleh Arina cs sebagai intro si lagu kesukaan, dan…..

"Suka Mocca juga?"

"Hah?"

"Itu secret admirer kan?"

Terdapatlah seorang pria menggunakan kaos berwarna hijau tai kotok plus celana jeans belel di sebelah saya.

Dan 15 menit berikutnya pun berisikan obrolan saya dengan si pria tentang 'Home', album terbarunya Mocca.

Mungkinkah dia???? Dia selama ini yang saya cari??? Pangeran Endimon dari kerajaan bumi????

Sesampainya di stasiun Sudirman kami pun berpisah, dia harus keluar dari pintu lantai atas, sedangkan saya dari lantai bawah.

Aaaaaaah, bodohnya, saya lupa nanya nama dia lagi T^T Dem gunadem!





Selasa, 28 April 2015

Quote of April 29th, 2015




"Gagal bercinta, bukan berarti gagal berkarya~"

-Viera, 20 +++++++ thn, sedang berumuram durja-

Rabu, 22 April 2015

#SKSC: Commuter syariah

Tadi pagi, saya ngeliat fenomena unik di Stasiun, saya ngeliat bapak-bapak nge tap kartu comuter line, gate nya nggak kebuka-buka. Terus dia bilang "assalamualaikum…." langsung kebuka.

Huahahahahaha :)))))))



You'll never know what will happen in any station. Karena….Satu kereta, sejuta cerita.

Senin, 20 April 2015

#SKSC: Nguping Commuter Line

Mas-mas pake baju ijo garis-garis: "Kenapa sih orang suka malu kalau ditanyain masalah gaji?"
Mas-mas pake kaos abu-abu: "Kalau yang gajinya kecil malu sama yang gajinya gede. Yang gajinya gede takut kalau duitnya dipinjem."


-Di dalem gerbong commuter line Sudirman - Bogor, pemberangkatan dari Stasiun Duri 19.15-

Minggu, 19 April 2015

#SKSC: Night commuters :)

Di dalam kereta, selain saya sering mengeluarkan keluhan, tentu saja terkadang ada sedikit renungan;


"Yang kita tahu, mereka belum menikah sehingga kita berhak menanya mengapa mereka belum menikah…..

Yang kita tidak tahu, mereka sedang memperjuangkan sesuatu.

Yang kita lupa, jodoh adalah misteri yang ditulis sendiri oleh Tuhan.

Yang kita tahu, mereka belum dikaruniai anak sehingga kita merasa berhak bertanya mengapa mereka belum memiliki momongan…..

Yang kita tidak tahu, mereka sedang memperjuangkan sesuatu.

Yang kita lupa, rezeki berupa anak adalah pemberian Tuhan, jika Tuhan belum berkehendak, maka sekuat apapun manusia berusaha, jika belum waktunya, ya memang belum waktunya.

Satu hal pasti menjadi dewasa adalah, manusia akan cenderung menyimpan masalah sendiri, manusia akan cenderung menutup emosi mereka di depan khalayak. Manusia akan cenderung menampakan hal yang baik-baik saja.

Itulah perubahan, apabila ketika bayi manusia bebas menangis di depan umum, semakin tua hal tersebut menjadi tidak mungkin terjadi bukan? Semakin tua, manusia akan semakin menutupi apa yang cenderung membuatnya sedih dan menampakan kondisi yang baik-baik saja. 

Seharusnya ini cukup menjadi bekal untuk berhenti bertanya mengenai takdir Tuhan.

Kita tidak tahu kondisi yang sedang dialami lawan bicara kita…..Hingga kita pada fase tersebut. Banyak orang yang berdalih bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut ya anggap saja doa. Tapi, banyak pula yang lupa bahwa doa yang paling tulus adalah mendoakan diam-diam."


Night commuters :)

Jumat, 17 April 2015

#SKSC: Kang Ryan

Kamu bisa nemuin apa aja di kereta. Dari orang yang pacaran, yang lagi dalam fase bentar lagi putus, yang lagi diem-dieman, yang lagi pdkt, yang lagi saling ngasih kode, mas-mas esmud, mbak-mbak SPG jual voucher, sampai….



HE-EUH!

Itu si Ryaaaaaan!

Ryan Jombang? Yang suka mutilasi terus digossipin jadi pacarnya Indra Brugman icuh???

Bukaaaaaan iiiiiih!

Ini Ryan D'Masive!

Jadi, tadi siang di kereta menuju Jatinegara si kumpulan akang-akang yang bikin para eneng suka kadedeuh! D'Masive! Kyaaaaaa~

Jadi, Musica Studio bekerja sama dengan PT. KCJ untuk merealisasikan kejadian ini. Para Masivers, sebutan penggemar D'Masive diajak untuk mengikuti polling untuk tempat konser D'Masive yang agak anti mainstream.





Pilihannya ada tiga, taman kota, rumah makan, dan commuter line. Dan tentu saja dooong 80% massivers memilih transportasi favorit saya.

Saya sih nggak terlalu ngefans sama D'masive, cumaaaaa, cumaaaaa, kalau di kereta aja saya bisa ketemu sama D'Masive, apalagi ketemu sama jodoh! Uuuuh oooooh beibeeeeh~




sumber foto:
https://www.facebook.com/photo.phpfbid=10200369774522618&set=pcb.10153330624386979&type=1&theater

Jangan lupa cebok yang bersih yak!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...