Senin, 12 November 2012

Texasmalaya: Enjoy the process

Yihaaaaaaa!

Masih dari Tasikmalaya! Kekekeke. Udah nggak jaman ya jalan-jalan ke Eropah, it's time to ngorek-ngorek negri kita sendiri. Konon katanya kalau ditarik pake garis lintang dan bujur ujung Eropa barat sono, yang diwakilkan oleh Inggris sampe ke kawasan Eropa timur yang diwakilkan oleh negara-negara pecahan Uni Soviet, maka panjangnya masih nggak sebanding sama panjang dari garis khatulistiwanya Sabang sampai Merauke.

Sooooo, buat temen-temen kelompok PENCAVIER (PENgamat CeritA-cerita VIERa!) yang udah pernah keliling Indonesia, jarak tempuh kalian itu ngalahin sama temen-temen lainnya yang udah pernah ngelilingin Eropa!

Belum lagi, kesulitan-kesulitan yang kudu dicapai, dikarenakan kita adalah negara maritim. Mulai dari sarana transportasi yang kudu kece badai sampai terjalnya rintangan alam yang Tuhan kasih buat kita.

Tapiiii, tenang guise Indonesia itu diciptakan sebagai sebuah negara yang keren. Kalau mau nilik lagu om-om Koes Plus, itu kenapa bisa tongkat jadi tanaman??? It means that kalau Tuhan itu sayang banget sama negara kita.






Di mana, hampir 24 jam, 7 hari seminggu, 365 hari setaun, kalau lagi nggak ada angin badai, kita bisa lho ngopi-ngopi di pinggiran jalan. Bayangin sama orang-orang yang tinggal di Eropa sonoh, biar dikate 1 euro sama dengat 12 ribu perak-an, tapi mereka cuma bisa duduk-duduk santai di pinggiran jalan itu pas musim semi menuju panas menuju gugur, sisanya??? Silahkan mati kedinginan déh…..

Beberapa waktu yang lalu saya sempat berdiskusi sama beberapa teman sepermainan bola bekel saya, kita bingung, kenapa masih banyak pendapat negatif tentang Indonesia dan semua itu kebanyakan datang dari warga negara Indonesia itu sendiri???

Gimana kita mau dihargai sama orang lain, kalau kita nggak bisa menghargai diri sendiri???

Yang namanya koruptor itu ada di mana-mana, pemalsuan pajak, tawuran pelajar, busung lapar, penjiplakan karya, sok sebutin hal buruk lainnya, pasti adalah di Indonesia, Emrikah, Suriah, Maladewa, dan di seluruh negara yang ada di dunia.






Kita nggak bisa mengubah semuanya secara instant. Butuh waktu dan proses, dan di situlah peran manusia…..Enjoy the process, karena kalau masalah hasil, sebelum masalah itu ada, Tuhan udah ngasih solusinya, tinggal tunggu waktunya yang tepat aja.

Dan tentu aja, yang namanya proses kehidupan itu kadang di atas, kadang di atas banget, sampe males liat ke bawah ;)

Kata si Papap, yang ngebedain orang yang sukses sama yang gagal itu adalah kadar bersyukurnya. Orang sukses akan selalu bersyukur atas apapun yang terjadi sama dirinya, dia melihat dirinya dari sisi yang penuh dengan rasa optimis. Sedangkan orang yang gagal akan melakukan sebaliknya.






Begitu juga dengan warga Indonesia, kita bakal jadi warga dunia paling ciamik, kalau kita bisa ngeliat sisi positif dari apapun yang terjadi sama kita. Bukan berati tutup mata dari fakta yang ada, tapi terkadang Tuhan pengen negur kita dengan cara paling kece yang pernah Dia punya ;)

Soooooooo, Cinta Cenat Cenut III bentar lagi bakal selesai, dan hidup yang mulia Teteh Viera pun kembali hampa T.T


Tidak ada komentar:

Posting Komentar